Rowobranten - PEMDES ROWOBRANTEN ADAKAN STUDY TIRU KE DESA KERTOSARI SINGOROJO

PEMDES ROWOBRANTEN ADAKAN STUDY TIRU KE DESA KERTOSARI SINGOROJO

ROWONEWS, Setelah ditetapkannya Desa Rowobranten sebagai pemenang lomba desa terbaik se-Kabupaten Kendal Dalam kategori Desa Sehat maka pemerintah Desa Rowobranten mengambil langkah mengadakan studi tiru terkait dengan status Desa Rowobranten sebagai desa sehat Yang harus memiliki Forum Kesehatan Desa (FKD) pada tingkatan Strata Mandiri.  Untuk itu Pemerintah Desa Rowobranten bersama dengan Puskesmas Ringinarum Pada Rabu 4 Januari 2023 serombongan berangkat menuju Desa Kertosari Kecamatan Singorojo untuk  mengadakan kegiatan Study Tiru Dimana desa tersebut sudah menyandang Sebagai Desa Siaga Aktif Strata Mandiri. Dalam kegiatan tersebut, rombongan yang Berangkat menuju Desa Kertosari Kecamatan Singorojo diantaranya adalah Kepala Desa Rowobranten Atmo Sutarjo, turut serta dalam kegiatan tersebut Sekretaris Desa Rowobranten Islachul Charirin, Ketua FKD Desa Rowobranten Didik Bowo Endarjo, Sekretaris FKD Mustaqim, Bidang Gotong-royong FKD Eko Suparjo, Bidang Pembiayaan FKD Raswin, Bidang Surveilans FKD Dewi Munfazihah Kemudian dari Puskesmas Ringinarum perwakilan Kepala Puskesmas Nila Suwaibah, Amd.keb Bidan Desa Rowobranten Siti Masruroh, S.Keb, Promotor kesehatan Evi Nurmalasari SKM.

Sesampainya di Desa Kertosari Kecamatan singorojo rombongan disambut hangat oleh Kepala Desa Kertosari Wahyudi Beserta jajarannya, ketua FKD Desa Kertosari Nur Fathoni, para pengurus FKD dan tak ketinggalan rombongan dari Puskesmas singorojo 2 yang dikomandoi oleh Anik Eko Sulistyawati, SKM.

Mengawali sambutannya Kepala Desa Kertosari menyampaikan Rasa Terima kasih atas kunjungan dari desa Rowobranten Semoga Tidak kapok untuk kedepannya dapat berkunjung kembali menjalin silaturahmi yang baik. Ia mengatakan, apa yang sudah dialami oleh FKD Desa Kertosari sebagai Desa Siaga aktif Mandiri Akan dipaparkan secara teknis Apa adanya tanpa melebih-lebihkan. Selanjutnya Kepala Desa Kertosari juga menyampaikan permintaan maaf terkait dengan sambutan yang kurang berkenan ataupun memberikan Pelayanan yang kurang menyenangkan di hati para bapak ibu semua . Beliau juga berharap semoga apa yang sudah dipelajari di Desa Kertosari dapat bermanfaat untuk kemajuan Desa Rowobranten, paparnya.

Menyambung sambutan yang kedua dari Kepala Desa Rowobranten Atmo Sutarjo  Untuk pertama kalinya mengucapkan Maksud kedatangannya untuk bersilaturahmi dan semoga dengan silaturahmi ini akan terjalin suatu ikatan yang akan membawa kebaikan bagi kedua Desa kedepannya Khususnya di bidang kesehatan. Yang kedua kalinya Dalam rangka Studi Tiru ini Kepala Desa Rowobranten berharap apa yang sudah dilakukan oleh Desa Kertosari semoga dapat juga lakukan oleh desa Rowobranten Paling tidak untuk menyamai apa yang telah dicapai oleh Desa Kertosari atau Syukur-syukur bisa melebihi. Iya juga menyampaikan rasa terimakasih Yang banyak kepada pemerintah Desa Kertosari atas sambutannya yang luar biasa Dan berharap doa agar diberikan keselamatan Dalam perjalanan sampai di rumah, Pungkasnya.

Dilanjutkan dengan sambutan berikutnya dari Camat Singorojo yang diwakili oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat. Dalam pemaparannya Camat Singorojo berharap Agar apa yang telah dipelajari nanti oleh Rowobranten dari Desa Kertosari ini dapat diterapkan sesuai apa yang dikehendaki Oleh Desa Rowobranten. Dari pihak  Kecamatan Singorojo juga berharap apa yang telah dicapai oleh Desa Kertosari ini dapat ditiru oleh 12 desa lainnya di kecamatan Singorojo, pungkasnya.

Menyambung sambutan berikutnya oleh Kepala Puskesmas singorojo 2 Anik Eko Sulistyowati, SKM. Menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan Bangga  Kepada Desa Kertosari yang menjadi tujuan Studi Tiru oleh desa Rowobranten. Ia pula menyampaikan bahwa satu-satunya desa di Kecamatan Singorojo yang telah lolos sebagai Desa ODF pertama kali Di Puskesmas Singorojo 2 Pada tahun 2018 adalah desa Kertosari. Beliau juga menuturkan bahwa pada tahun 2019 Desa Kertosari mencapai predikat sebagai Desa Siaga Sehat Jiwa Yang sudah berhasil menangani 22 orang ODGJ dan memastikan keluarga dari ODGJ tersebut secara rajin memberikan perawatan dengan obat-obatan yang telah diberikan oleh Puskesmas singorojo 2 tanpa putus minum obat. Beliau mengatakan bahwa sebelum Tahun 2022 ada 1 pasien ODGJ yang mengalami pemasungan dan ia berucap Alhamdulillah bahwa pada Tahun 2022 ini pasien tersebut telah terbebas dari Pemasungan dan dinyatakan sembuh dan bisa beraktivitas sehari-hari sebagaimana biasa. Belum lama ini pada hari Kesehatan Nasional Desa Kertosari juga menerima Piagam penghargaan sebagai Desa Siaga aktif Mandiri. Beliau menyampaikan monggo Kepada Desa Rowobranten agar bisa Ngangsu kawruh pada Desa Kertosari. Monggo diambil baik-baiknya saja dan buruknya dibuang dicagar alam Jangan sampai dibawa keRowobranten. Kemudian di Kertosari juga ada kader P2P Bagian dari FKD yaitu bagian surveilans yang melakukan pemeriksaan sarang nyamuk secara berkala yang semua pendanaannya sudah dibiayai dari desa yang dulunya dibiayai dari Puskesmas. Beliau berucap maju tidaknya FKD tergantung dari Kepala Desanya dan jajarannya. Jadi kuncinya FKD berjalan atau tidak berjalan itu tergantung dari dukungan Pemerintah Desa beserta jajarannya itu saja, demikian pungkasnya.

Melanjutkan acara berikutnya yaitu pemaparan tentang Profil Desa, Fisi dan Misi Kepala Desa Terpilih serta Presentasi kegiatan Forum Kesehatan Desa memaparkan personil kepengurusan dan kegiatan-kegiatannya meliputi rencana kerja, kegiatan Survey Mawas Diri (SMD)dan Musyawarah Masyarakat Desa (SMD) oleh sekretaris Desa Kertosari yang disampaikan dengan rinci.

Setelah semua Pemaparan selesai dan acara makan siang telah selesai, rombongan dipandu oleh tuan rumah untuk melihat-lihat sekretariat FKD dan juga melihat-lihat administrasi yang ada di dalam sekretariat. Pemerintah desa Rowobranten bersama dengan kader kesehatan yang tergabung dalam forum kesehatan desa yang juga didampingi oleh Puskesmas Ringinarum bersama bidan desa serta personil promosi kesehatan banyak mendapatkan manfaat dari acara study Tiru yang telah terlaksana.

Harapan terbesar dari FKD Adalah sesegera mungkin dapat melaksanakan apa yang telah dikaji dan dipelajari dari FKD Desa Kertosari Kecamatan Singorojo dan sebisa mungkin agar dapat mengejar berbagai ketinggalan yang seharusnya kita dapat meraihnya.


Dipost : 09 Januari 2023 | Dilihat : 361

Share :